Agraria, Hak Asasi Manusia, Masyarakat Adat, Opini

Jokowi dan Watak Hukum Represif

  Artikel terbit di Geotimes.co.id 12 April 2017. Sumber: http://geotimes.co.id/jokowi-dan-watak-hukum-represif/#gs.9Q0TRbE Akhir-akhir ini kita melihat situasi hukum yang berbeda. Penguasa menunjukan secara terbuka pelanggaran-pelanggaran hukum yang disengaja. Sementara rakyat kecil semakin tertekan karena ruang hidupnya dirampas atas nama undang-undang dan pembangunan. Mengapa dalam alam demokrasi paska Orde Baru malah menimbulkan paradoks dalam berhukum? Bukankah seharusnya di bawah panji… Continue reading Jokowi dan Watak Hukum Represif

Advertisements
Artikel, Hak Asasi Manusia, Kajian Hukum, Masyarakat Adat

Refleksi Pendampingan Pembentukan Produk Hukum Daerah mengenai Masyarakat Adat dan Wilayah Adat

*Makalah disampaikan dalam Workshop Menyusun Strategi dan Gerakan Bersama Resolusi Konflik Agraria di Kawasan Hutan (Belajar dari berbagai Pengalaman Multi-pihak) yang diselenggarakan oleh Sajogyo Institute, Cico Resort, Bogor, 10-11 Juni 2016. Pokok pembahasan dalam makalah akan beranjak dari berbagai fenomena yang Epistema Institute dan saya temui dalam proses pendampingan untuk pembentukan dan pelaksanaan produk hukum… Continue reading Refleksi Pendampingan Pembentukan Produk Hukum Daerah mengenai Masyarakat Adat dan Wilayah Adat

Artikel

Konstitusionalisme Agraria

Sengketa pertanahan seakan menjadi “bom waktu” (Kompas, 28/5/2012) dan Badan Pertanahan Nasional tidak mampu menanganinya sendiri (Kompas, 29/5/2012). Sementara itu, masyarakat menjadi semakin miskin karena terlibat dalam konflik tak berkesudahan (Kompas, 30/5/2012). Headline yang ditampilkan dalam harian Kompas secara berturut-turut membuat kita tidak bisa mengelak bahwa masalah konflik agraria kian hari semakin kronis. Tapi ironisnya,… Continue reading Konstitusionalisme Agraria

Artikel

Hukum yang Merampas

Ditulis tanggal 18 Maret 2011. “Hukum menjadi senjata bagi ketamakan!”, tulis Frederic Batiat, seorang politisi borjuis Prancis abad 19. Bastiat menujukan satire itu kepada kaum sosialis yang memanfaatkan posisinya di parlemen untuk merampas secara legal milik kaum borjuis/kapitalis melalui hukum atas dalih misi filantropisnya menciptakan kesetaraan. Bagi Bastiat, perampasan legal (legal plunder) melalui cukai, tarif,… Continue reading Hukum yang Merampas

Catatan Perjalanan

Menapaki Lereng Gunung Slamet, Banyumas

Perjalanan dari Semarang ke Purwokerto hari Rabu, 13 Agustus 2008 cukup melelahkan. Menaiki travel, waktu tempuh dari Semarang ke Purwokerto sekitar enam jam. Melewati Ambarawa, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara dan Purbalingga. Sepanjang jalan terlihat bahwa aktivitas utama masyarakat pedesaan jawa adalah bertani, baik menanam padi di sawah sepanjang tahun bagi daerah yang cukup air maupun tembakau… Continue reading Menapaki Lereng Gunung Slamet, Banyumas

Catatan Perjalanan

Menuju Randublatung, Blora

Malam itu bulan seperti tempurung yang diisi dengan air. Penuh dan datar. Pukul sepuluh malam (09/08/2008.) saya tiba di Stasiun Randublatung, Blora. Di Kabupaten paling timur di Jawa Tengah ini awan jarang terlihat, baik siang maupun malam. Sudah empat bulan musim kemarau berlangsung menjadikan siang hari sangat terik dan malam hari bulan dan bintang terlihat… Continue reading Menuju Randublatung, Blora

Artikel

Hutan Kaya, Rakyat Ditembak

Bambang Sutedjo (30 tahun) dan Cipto (33 tahun) Tewas ditembak oleh Polisi Hutan saat mereka bersama 30-an orang lainnya mencari kayu di Alas Jati Sekidang, Bojonegoro. Sekelompok orang tersebut ditembaki Polisi Hutan ketika sedang beristirahat makan siang pukul 13.00 Wib, hari Rabu, 23 April 2008. Bagi Polisi hutan, Perhutani dan instansi kehutanan negara lainnya, mereka… Continue reading Hutan Kaya, Rakyat Ditembak