Yance Arizona

picture

Currently, Yance Arizona is a PhD researcher at Van Vollenhoven Institute for Law, Governance, and Society, Leiden University, the Netherlands. He is also a lecturer of Constitutional Law and Jurisprudence at Law-Department, President University, Indonesia.

He was born in Kerinci on March 24, 1983. Yance obtained a master in constitutional law at Faculty of Law, University of Indonesia (2012), moreover, he completed a Master of Arts in Socio-Legal Studies at Onati International Institute for Sociology of Law, University of the Basque Country, Spain (2016). Prior to master studies, he obtained his bachelor in constitutional law studies at Faculty of Law, Andalas University, Padang (2007). During his study at Andalas University, he was student activist who serves a chairman of Association of Student Advocacy and Societal Studies (Lembaga Advokasi Mahasiswa dan Pengkajian Kemasyarakatan/LAM&PK), and President of the Student Executive Board (Badan Eksekutif Mahasiswa/BEM), Faculty of Law, Andalas University.

Later on, he became a researcher at Perkumpulan HuMa, Jakarta since 2007-2010 and Epistema Institute, a think thank organisation which support community and ecological-based law reform (2010-2016). His last position was an interim executive director of Epistema Institute. Beside of his role as a researcher and an NGO activist, Yance is also a lecturer at Law-Department, President University since 2011. He serves teaches subjects includes constitutional law, jurisprudence, administrative law, socio-legal research method, lawmaking and legal drafting.

In 2014, Yance got a fellowship under the Indigenous Leaders Conservation Fellowship Program sponsored by Conservation International. This program supports his research in Kerinci and brings him to participate in the United Nations Permanent Forum on Indigenous Issues and a short course on indigenous studies summer program at Columbia University, New York, USA. His participation in this program was summarised in the following video.

75 thoughts on “Yance Arizona”

  1. Pak Anggara, Bung Yance Arizona ini Blawgger lama loh. Kita pun sering diskusi sebelumnya. Cuma baru serius menggarap karya-karyanya melalui Blog sekarang ini. Bukan begitu Bung?

    Keep writing coz u have a talent!

    Regards,
    PMF

  2. Tidak begitu lama lah bila dibandingkan dengan Bung Faiz atau Mas Anggara… Tapi sanyang kopidaratnya ga jadi dilangsungkan. Mungkin menunggu Bung Faiz tiba di Jakarta kali yah??

  3. Bang Yance… wualah wong Kincai ruponyo…. suatu daerah yang sangat aku kagumi keindahan alamnya…. saya sudah 2 kali ke kampuang abang… menikmati keindahan alamnya di perkebunan teh kayu aroe dan makan ikan semak gulai terakhir mandi air panas langsung di sumbernya… Memang orang Kincai banyak yang maju yaaa…. Sukses selalu ….

  4. salam kenal balik bung Yance.
    senang berselancang di alur fikir saudara. Go A head.
    mudah2an suatu hari kita dapat bertemu

  5. kata orang tua dulu mas mas,…
    “tak kenal maka tak sayang ”
    kalo kata orang minang
    “dima ado santan, disinan kagambier dipatamukan”
    (dimana ada santan,disitu kelapa di temukan)
    intinya,… heheheheh aku salam kenal aja buat mas yance
    numpang belajara boleh kan mas
    hehehehe….

    oh ya, aku minta izin buat nge-Link blog mas ni ke blog ku

    makasih

    -ndra-

  6. Silahkan saja Bung Yuhendra… Tapi jangan panggil Mas lah.. Saya bukan Jawa, tapi orang Sumatera Tengah. Saya akan melink blawg Bung Yuhendra calon Lawyer handal ini. Lawyer selincah orang Minang dan sekeras orang Batak..

    Salam

  7. Bang Yance senang menemukanmu di sini. sorry… untuk beberapa hal aku sudah salah tentang Anda.

  8. Wawww perusahaan mana yg nolak cv sekumplit ini….. hehe
    Generasi muda nan sarat potensi, amien …Lam kenal ya…. 😀

  9. Terimo kasih lah ketemu dengan Kanti semoga kita dapat berkomunikasi dalam mengetahui Alam sakti Kancai…..

  10. # Hafidz – Terimakasih atas traktirannya kemarin

    # Redhu – Salam kenal. Idaklah lupo dengan kincai, selamo lagu Titan Hideuk masih didengar setiap pagi

    # Rita – Bu Rita ini bisa-bisa aja. Salam kenal kembali ya

    # Pak Akmal – Salam Kenal. Rasonyo namo kayo idak asing didengar. Mungkin kito pernah berkenalan?

  11. Hallo Bung Yance, saya tertarik banget dgn tulisan Bung,disini saya ingin minta bantu Bung untuk memberikan pendapat hukum tentang UU No.33 tahun 1964 Ttg asuransi Jasa Raharja Jo PP N0.17 Th 1965 dan UU No.34 tahun 1964 ttg SWKDLLJ Jo PP N0.18 tahun 1965. apakah kedua UU ini yg produk Zaman tempoe doele tidak bertentangan dengan UU No.5 Tahun 1999 ttg Anti Monopoli?
    Atas perhatian Bung terlebih dahulu saya ucapkan terima kasih.

  12. Pak Adhie yang Baik. Kebanyakan UU atau kebijakan lama sudah tidak sesuai lagi dengan semangat kekinian. Selaku Ketua Organda di suatu Provinsi tentu Anda punya kepentingan dengan Anti-Monopoli di bidang Transportasi Darat. Kalau ada perkara spesifik kiranya bisa dibawa saja ke KPPU. Tetapi kalau kepentingannya adalah “gugatan” terhadap Norma Hukum, tentu jalurnya adalah Judicial Review ke MK atau MA.

    Semoga tindakan yang dilakukan bisa membawa perbaikan bagi transportasi di daerah.

  13. ass bang,,,,
    salam kenal. wak wakil Ketua Lampk kini, namo wak Refki Saputra
    baa kaba bang???

  14. Boleh aja bos, silakan aja ditampilkan di blog ente, setidaknya itu menjadi bagian dari diseminasi gagasan.

    regrads,

  15. Jarang2 ada mahasiswa (dulunya) dr jambi seperti bung. Saya dan teman2 berkorban demi idealisme menciptakan indonesia bebas korupsi (walaupun saya aktor di balik layar) Dan saya harap secuil idealisme yg bung bawa jgn sampai hilang tergerus waktu. Salam dr Bangko to Yogya.

    Darimana asalnya tiadalah beda, toh kita Indonesia juga. Terimakasih atas terguran dan peringatannya, Bung, dari Bangko ataupun Yogya. Barangkali memang idealisme tidak untuk disimpan di dalam saku. Membutuhkan pagelaran Layar Tancap. Ada orang yang berada di balik layar, ada yang didepan, ada penonton, pemain dan segenap pelengkapnya. Semuanya berbagi peran. Bila tidak, tiadalah layar tancap itu, kecuali layar kosong yang polos saja.

    Salam Kenal

  16. Hai yance…kapan kt bs bikin kegiatan bersama lagi? Setelah selesai urusan djakarta baleklah ke kerinci, setumpuk masalah perlu kita tangani demi terwujud kerinci bebas korupsi.

    Wah, Icha Li. Icha di Partai yo minin? Pastinya sekarang Icha sedang siap-siap menyongsong 2009.. . Kata orang: Tinggi-tinggi terbang bangau, kembalinyo ke Pondok Tinggi Jugo… ehehe. Hmmm.. Kerinci itu yang mano minin yo Cha? Sayang sekali ya, Ranah Kerinci dipecah-pecah uhang. Semoga Pilkada yang segera akan berlangsung tidak dijadikan arena konflik baru, mengingat perebutan Pusat Pemerintahan Kabupaten yang baru.

  17. Partai kecil sbg wadah aplikasi ilmu yg ddpt drantau. Kato bangau:kl lah terbang kadang2 nyo lupo nak balek hehe.. Makonyo pilkada bsk kt pilih yg baru,amanah dan mdengar aspirasi rakyat..

    Dari pada jadi pembantu di sebuah Istana, lebih baik menjadi Raja di Pondok Tinggi.. Hehehe Dengan kalimat lain, Dari pada makan lemang hari Rayo Haji, lebih baik makan lapek isuk pagi.. “Small is Beautifull,” katanya seorang filsuf Jerman (E.F. Schumacher). Sayang pasangannyo cuma 6. Kalau ado nomor urut 7 pasti aku akan pilih itu. Huahaha. Icha apo sudah jadi Caleg minin? dari Partai apo itu? Oh, iyo. Rasonyo dulu aku pernah lihat Papa Icha di Hotel Sultan, Jakarta. Waktu itu ado acara suatu Partai, itu pun kalau aku tidak keliru pandangan.

  18. Makanlah asam garam dulu,lah kenyang baru minum air 🙂 .Dak salah lg,wkt itu bliau diundang rapat/sosialisasi oleh PaDeK yg awalnya mrpkan kendaraan utk nyaleg,tp ruponyo yg lbh bkuku yg bs maju,yah namanya jg politik (seni unjuk kekuasaan)pa2 digiling kwn sorang,Lg2 pa2 dpecundangi dlm 1 wkt(mgk yance pnh dgr dr kwn2 sdusun bkaitan dg cabup/wabup).skrg di patriot,kl dak do yg mjegal insya allah bs smpe ke pemilu.

    Semoga do’a-do’a terkabulkan Cha, dan mimpi-mimpi Kerinci yang lebih baik menjadi kenyataan. Toh sekarang Sungai Penuh sudah jadi Kota, sehingga ruang pengabdian tidak seluas Kabupaten Kerinci lagi. Namun, luas atau sempitnya itu adalah untuk masyarakat kito Sakti Alam Kerinci juga. Yang secara etnisitas masih satu: Etnis Kerinci.

  19. asslkm. Yance Arizona,
    Mantan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Negara Fakultas Hukum Unand.
    sudah lama sekali kita tidak berkomunikasi apalagi berdiskusi (semenjak 2006). ketika saya temukan blog anda ini dengan tidak sengaja, libido kerinduan tuk ngumpul dan diskusi berbagai hal kembali memuncak.

    saya bangga dengan anda, salah satu aktivis LAM & PK yang masih terus bergelut dalam ranah pemikiran dan pergerakan. gali terus potensi anda, dengan tidak memudarkan idealisme yang telah ditanamkan LAM & PK dalam setiap nadi kehidupan anggotanya.
    mudah-mudahan anda akan menjadi pemikir sekaligus praktisi hukum yang dapat membawa angin perubahan dalam carut-marutnya dunia hukum dan demokrasi di negara kita. secercah harapan ini, tentu juga menjadi kebanggan kita semua, khususnya alumni Fakultas hukum univ. Andalas, dan lebih khusus lagi kawan-kawan dari PMTN.
    Kalo pak Saldi Isra adalah yang terbaik dijamannya, maka sekarang anda-lah orangnya.
    MUDAH-MUDAHAN NAMA SAYA MASIH ADA DALAM MEMORY INGATAN ANDA, KALAUPUN DAH LUPA SALAM KENAL LAGI AJA.

    Walaikum salam, Kanda.
    Sudah berulangkali mencoba menghubungi Angku, tapi tidak bisa masuk-masuk. Pak Andi juga kehilangan kontak katanya. Bagi2lah Nomor HP tu. Terimakasih atas motivasi yang disampaikan. Semoga kita bisa melakukan yang terbaik bagi bangsa ini. Tapi ada satu hal. Berat sekali rasanya beban bila dibandingkan dengan Pak Saldi. Belum lah seperti itu, mungkin juga tidak.
    Kelas menulis kita di Gunung Pangilun dulu sangat membantu untuk terus belajar menulis lebih baik. Titip salam bila bertemu dengan Pak Guru Dabel dan Bang KW.

  20. lagi online kini yo.
    lai dak lupo jo ambo doh.
    sajak des 2006 ambo dak di padang doh.
    lah duo tahun dak ado pulkam, kini ambo di Batam/ tanjung pinag
    disiko ado senior awak badua mah
    Bang Asrijal (Jaksa tj. Pinang) samo istri baliau ni Ophie no hp
    081270017990
    08192251100
    ambo pernah telp angu ka no. lamo, tapi yang angkek adiak angku

    thanks for your attantions

  21. ternyata pertanyaan sebelumnya ada jawabanya disini. 🙂
    (sekali lagi) salam kenal…

    Senang melihat Blog-mu Ria. Manis sekali. Salam Kenal, ya.

  22. makin mantap se angku mah roy…. salut-salut. terus bekarya demi untuk kejayaan bangsa (hehe..pakai slogan unand)

    Hahaha. Kalimat yang asli: “Untuk Kedjayaan Bangsa” Tapi itu bukan kalimat yang benar secara tata bahasa Indonesia. Tapi Unand tetap konsisten dengan kekeliruan itu. Salut juo dengan Blog angku, Nto.

  23. salam uda roy………
    saya mahasiswa angkatan 08 memberi acungan jempol atas semua karya yg telah uda roy dapat dg jerih payah yg sangat luar biasa sulit bagi sya untuk melakukannya…………
    semoga tambah suksek walaupun saya tidak pernah melihat uda roy dikampus unand limau manis…..
    cayo………..

    Salam kenal Lina. “Roy” itu nama panggilan dari kampung, Kerinci. Di kampus lebih sering dipanggil “Yance” dan sesekali dipanggil “Ari”. Belum apa-apalah semua yang sudah dan akan dilakukan. Semuanya dalam ikhtiar untuk “menjadi”. Tetap kontak, ya. Semoga menikmati masa belajar di Bukit Karimuntiang.

  24. bang kini di kampus sadang ribuik soal debat visi-misi pasangan calon walikota padang. ada mahasiswa yang memboikot acara tu, karena dianggap melaggar pasal 78 i UU no. 34 tahun 2004.

    Hmm.. UU No. 34 tahun 2004 kan tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Lalu apo kaitannyo dengan debat visi-misi calon walikota padang? Tapi, apapun itu, perlu juga untuk mengetahui kalangan mana yang memboikot? Kawan2 di LAM&PK baa?

  25. hallo pak presiden…ga nyangka bisa berkesempatan berkunjung ke blog ini..membuat saya teringat memori kampus dulu pada saat diberi kesempatan untuk membantu sdr.yance sewaktu menjadi presiden BEM hukum…berbagai polemik yang terjadi tapi itu adalah kenangan terindah dan sebuah kebanggaan bisa menjadi “Anak asuh” sdr.yance dlm beorganisasi….tapi yang bikin saya senyum simpul adalah tak kala saya diminta jadi mentri di kabinetnya namun posisi saya sebagai ketua pemenangan pemilu saingan sdr.yance dlm pertarungan memperebutkn posisi mahasiswa no 1 di fak.hukum waktu itu..ini mengingatkan saya tentang rumor di negeri paman sam kalau obama mungkin akan menjadikan hillary sebagai menlu AS….berawal dari rivalitas namun menjadikan saya menjadi orang yang menjadi profesional mendukung habis-habisan sdr.yance…..saya bisa mengendus suatu kehebatan di dirinya….sebuah bayangan masa depan bangsa terletak di bahunya……..selamat berkarya dan berjuang demi bangsa dan ibu pertiwi………..

    Ondeh… Pak Recci kironyo.
    Melalui media ini saya ingin mengucapkan terimakasih atas kesediaan Recci untuk bergabung awal tahun 2006 lalu. Keterlibatan Recci di kepengurusan BEM memberikan warna yang sangat baik, dan sangat membantu.
    Recci sebagai motivator handal, sangat pandai mengorganisir kegiatan. Pada intansi manapun dia berada, bila instansi tersebut memberikan keleluasaan untuk berkreasi, maka akan memberikan banyak manfaat bagi audiens, klien atau konsumennya. Akan memajukan instansi tersebut.
    Kadang terbayang-bayang. Kelak Recci akan menjadi manajer atau konsultan yang handal. Sungguh. Itu tak lain karena ikhtiarnya untuk selalu bersikap “profesional”.

    Dimana beraktivitas sekarang?

  26. Bissmillah Arrahman Arrahiem
    Assalamulaikum wr.wb

    Mudah2an dalam keadaan sehat, amien
    salam kenal utk yang terpelajar Mr. Yance

    tulisan2 bapak sangat berkualitas dan baik
    jika anda dan kawan2 intelektual yang terpelajar tidak keberatan sy mau ikut bergabung dalam komunitas intelektual anda dan kawan2

    bersama ini jg saya sampaikan alamat blog saya
    http://teguhalexander.blogspot.com

    sampaikan salam hormat saya utk kelg anda, dan kawan2 intelektual lainnya, mudah2an kita semua diberikan pencerahan yg terbaik oleh ALLAH SWT ditahun ini
    amien

    NB: jaga kesehatan, jgn terlalu banyak begadang dan jgn makan makanan berlemak yg berklosterol tinggi

    wassalam
    Teguh
    The Enlightened Judges

    Salam Kenal juga Pak Teguh.

    Blog anda juga sangat baik dan informatif. Memang jarang ada blog yang berisi tebaran pemikiran sebagaimana blog anda. Saya akan link-kan ke blog saya bila anda berkenan.

    Kalau boleh tahu, apa aktivitas anda keseharian? Apa hakim? Dimana? Kalau iya, tentu ini perkenalanan yang sangat baik. Kami memang sedang mencoba mengembangankan berbagai kajian dan lingkar belajar tentang pemikiran hukum. Mungkin kelak bila ada kesempatan kami bisa mengundang anda.

    Boleh saya minta kontak email dan HP?

    Salam,

    Yance Arizona

  27. Ass..
    bg yance,gmna kabarnya?
    geri baru kali ini melihat blog bg yance,membaca tulisan2 yg ada dan melihat tulisan dri tmen2 blog bg yance..
    pada saat geri melihat smua tulisan dri para blogger,geri merasa ciut n merasa bahwa geri blum ada apa2nya dibandingkan dgn bg yance n tman2 smua.

    yg jelas geri bangga pernah kenal dgn seorang yance arizona,pernah membantu dlm kabinetnya(wlw hanya staf dept),geri rasa Fak Hukum UNand bangga pernah mendidik abg dbangku perkuliahan,dan betul skali apa kata bg recci bahwa bg yance ini kelak akan menjadi org yg besar di indonesia ini..

    smoga bg yance bisa mewujudkan apa yang menjadi cita2nya..
    dan smua ini menjadikan motivasi utk geri dlm mengembangkan ilmu pengetahuan dan pola pikir..

    wasalam..

    Terimakasih sudah berkunjung Ger. Alhamdulilah kabar baik. Semoga Gery juga demikian dan bisa menyelesaikan skripsi dengan baik dan cepat. Semoga apa yang diharapkan bisa terwujud suatu saat, untuk memberikan sumbangsih bagi perbaikan. Bisa lewat cara apa saja. Kalau di dalam hukum pidana kita bicara “modus”, maka membuat blog adalah salah satu modus itu. Tentu bukan modus untuk berbuat jahat. Gery tentu juga melakukannya dengan modus yang lain. Bahkan mungkin dengan semangat yang lebih baik..

    Keep Struggle !

  28. Melihat komentar maupun testimonial yang ada di blog ini, sangat obyektif, positif, dan semuanya ditanggapi dengan baik. Saya benar-benar bangga pernah memiliki kawan seperti Yance ini. Sewaktu SMA, saya juga yakin akan ke-intelektual-an saudara Yance dalam ilmu hukum.

    Btw, saya ada sedikit pertanyaan buat Yance, mohon maaf jika tidak berhubungan dengan ilmu hukum yang Yance pelajari, tapi saya benar-benar buta dalam ilmu hukum. Ini lebih mengarah ke UU tentang kejahatan internet yang berlaku di Indonesia.

    Saya pernah menulis sebuah program komputer yang ditujukan untuk mengetahui kelemahan suatu situs dan telah saya publikasikan di Internet lewat sebuah blog dan situs portal. Tujuan saya sebenarnya agar para webmaster di Indonesia mengetahui bagaimana situsnya dapat dieksploitasi karena kelemahan yang ada. Akan tetapi, program tersebut telah disalahgunakan oleh beberapa pihak. Baru-baru ini saya mendapat pesan dari pemilik salah satu situs berdomain com.br (situs komersil brazil, maaf alamatnya tidak saya tulis), yang berisi ancaman akan menuntut saya jika saya tidak segera menghentikan kegiatan eksploitasi ke situs miliknya. Padahal saya tidak pernah melakukan kegiatan tsb ke situs miliknya.

    Jadi, apakah saya benar-benar bisa dituntut karena telah mempublikasikan program tsb? Apakah saudara Yance memiliki referensi tentang hal tsb?

    Mohon pencerahannya..

    Wassalam,

    Sahabatmu..

    Kawan,

    Referensi penting untuk membicarakan dunia maya di Indonesia sekarang ini adalah UU Informasi dan Transaksi Elektronik. UU ini sebelumnya penuh kontroversial, salah satu kontroversi tersebut adalah soal kriminalisasi aktivitas dunia maya. Dengan adanya UU ini, Rony selaku Orang IT handal diminta untuk berhati-hati menciptakan kreasi baru yang kemungkinan dapat menimbulkan dampak pada orang lain di dunia maya.

    Terkait permasalah yang kawan sampaikan itu, bila dilihat dari UU ITE maka ada beberapa hal penting yang perlu sama-sama kita perhatikan.

    Pertama, soal Program Komputer yang dipublikasikan

    Pasal 34 ayat (1) UU ITE menyebutkan:
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, menjual, mengadakan untuk digunakan, mengimpor, mendistribusikan, menyediakan, atau memiliki:
    a. perangkat keras atau perangkat lunak Komputer yang dirancang atau secara khusus dikembangkan untuk memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan Pasal 33;

    Salah satu perbuatan yang dimaksud misalkan yang atur dalam Pasal 30: Membuat setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengakses komputer/sistem elektronik orang lain dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

    Ancaman pidana terhadap perbuatan yang memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 34 ayat (1) UU ITE dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

    Namun, terhadap Pasal 34 ayat (1) UU ITE itu terdapat pengecualian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 ayat (2) UU ITE, yang berbunyi:
    Tindakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bukan tindak pidana jika ditujukan untuk melakukan kegiatan penelitian, pengujian Sistem Elektronik, untuk perlindungan Sistem Elektronik itu sendiri secara sah dan tidak melawan hukum.

    Yang dimaksud dengan “kegiatan penelitian” adalah penelitian yang dilaksanakan oleh lembaga penelitian yang memiliki izin. Sedangkan UU ITE tidak memberikan penjelasan lanjut tentang yang dimaksud dengan Pengujian Sistem Elektronik, dan Perlindungan Sistem Elektronik Itu Sendiri Secara Sah dan Tidak Melawan Hukum.

    Jadi, kegiatan mempublikasikan program komputer yang dapat digunakan oleh diri sendiri atau orang lain untuk menerobos atau menjebol sistem pengamanan komputer orang lain dapat dipidana berdasarkan UU ITE. Tetapi terhadap hal tersebut ada pengecualian, yaitu: (1) Jika program tersebut ditujukan untuk kegiatan penelitian yang ditandai dengan surat izin penelitian; (2) ditujukan untuk pengujian sistem elektronik; dan (3) Untuk perlindungan sistem elektronik itu sendiri yang dilakukan secara sah dan tidak melawan hukum.

    Kedua, Soal Eksploitasi ke Situs com.br

    Pihak yang memiliki domain com.br tersebut menyampaikan bahwa Ronz mengeksploitasi situs mereka. Barangkali yang dimaksud adalah sebagaimana yang diatur dalam Pasal 30 UU ITE, yaitu: a) orang yang dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik Orang lain; atau b) dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik; atau c) dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

    Kegiatan memasuki situs orang lain dengan mengacaukannya, merubah, menambah atau melakukan suatu tindakan atas situs tersebut dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).

    Bila Ronz tidak melakukan tindakan sebagaimana tersebut di atas, maka tidak perlu terlalu khawatir dengan ancaman yang mereka sampaikan.

    Salam,

    Y. A

  29. Terima kasih banyak, kawan. Ini akan menjadi referensi yang sangat bagus dan penting sekali buat saya dan pengguna internet pada umumnya.

  30. Nce, hidup memang kadang kala tidak pernah bisa dimengerti dan demikian juga dengan tekhnologi. Setelah sekian lama kita tidak pernah lagi bertemu, tanpa terasa sangat kedatatanganku pada KONGRES XII LAM & PK kemarin aku baru mengetahui LAM memiliki blogspot, dan kemudian aku juga menemukan blog yance di blog LAM. Emang sih, zamanku gerakan mahasiswa kami hanyalah mahasiswa yang tidak tersentuh teknologi dan kini aku termasuk “RAKYAT GAPTEK”. Tapi setidaknya aku bisa melepas rinduku akan pergerakan setelah melihat2 blog2 kalian anak-anak LAM dan juga blog LAM. Kalau aku sendiri, aku sudah terjun dalam dunia Lawyer profit yang tentunya sangat berbeda dengan dunia kalian.
    SALAM SELALU, dan teruskan SEMANGAT TAN MALAKA KAWAN!!!!

    Bang Aufa..
    Senang mendengar informasi lagi tentang Abang.. Hidup, selain tidak pernah bisa dimengerti, juga sulit untuk diprediksi.. Terimakasih bila abang masih selalu ingin mengingatkan.. Dan, semoga aktivitas bang Aufa di lawyer profit juga bisa memberikan profit bagi kelangsungan perjuangan ide-ide Tan Malaka.

    Semoga kelak bisa bersua lagi, setidaknya di pengadilan… ehheheh..

    Salam,

    Y. A

  31. Asw. Bang Yance…

    Baa kaba kini?
    Lai masih takana jo wak?
    Ado artikel-artikel yang menarik ndak bang?
    Klo ada, saya akan sangat berterima kasih sekali jika Anda mau mengirimkannya lewat email saya: lembaycemiloglu@gmail.com

    Kalo saya tidak salah melihat, sepertinya Bang Yance akan menjadi orang yang sangat berpengaruh bagi orang banyak. Nanti….

    Salam.

    Walaikum salam wr wb..
    Alhamdulillah kabar elok sae.. Lembay apo kaba, dima kini?
    Ado beberapa artikel dan tulisan menarik yang kito punyo. Ado beberapa buku elektronik juo. Tergantung tema apo yang Lembay butuhkan. Insya Allah yang kito punyo akan kito kirimkan.

    Terimakasih atas do’anyo Lembay.

    Salam,

    Y. A

    1. Asw….
      Ado Ebook juo yo bang?
      Apo kirim sajo yang menarik menurut abang…
      Dan klo ada abang punya ebook novel…. mohon dikirim juga.
      Thx b4….

  32. Tinjau Lagi Kewenangan Mahkamah Konstitusi

    Mohon pandangan bung Yance terkait soal ini.

    Salam hangat.
    Andreas Iswinarto

    Berikut adalah 2 komentar pendek di milis temu-eropa atas posting saya Menjaga MK dan KPK dari Ancaman Pengebirian, Pembunuhan!

    Gua sendiri berpendapat MK ini justru harus ditinjau lagi kewenangannya. Sederhana saja: masak para hakim yang tidak dipilih rakyat ini bisa membatalkan keputusan parlemen yang dipilih rakyat. Demokrasi macam apa itu?
    -Coen

    Saya pikir, pendapat sdr. Coen ini benar juga.
    Barangkali itu yang orang bilang Democrazy. Ya nggak?
    YT Taher

    Dalam posting Menjaga MK dan KPK dari Ancaman Pengebirian, Pembunuhan! saya merekomendasikan miliser untuk mencermati artikel yang ditulis Yance Arizona mengenai kajian atas putusan MK tentang Kuasa Negara atas SDA. Saya melihat artikel ini sangat relevan dengan persoalan besar yang dihadapi oleh negeri ini, yakni ancaman terhadap kontrak politik dan kontrak sosial yang bernama Konstitusi, ancaman neoliberalisme atas sendi-sendi berbangsa dan bernegara.

    Dan di dalam sistim kenegaraan kita MK adalah benteng terpenting penjaga amanah konstitusi. Jangan sampai MK dikebiri dan diobok-obok! Jangan sampai MK dibunuh dalam sistem kenegaraan kita.

    Atas komentar kedua kawan ini saya mempostingkan kembali respon balik sbb :

    Pasal 18 UU No 24 tahun 2003 tentang MK menyebutkan (1) Hakim konstitusi diajukan masing-masing 3 (tiga) orang oleh Mahkamah Agung, 3 (tiga) orang oleh DPR, dan 3 (tiga) orang oleh Presiden, untuk ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

    Memang hanya 3 orang hakim konstitusi yang dipilih oleh DPR (hasil pilihan rakyat), selebihnya 3 orang oleh Presiden (presidennya kini juga dipilih langsung oleh rakyat) dan 3 oleh MA.

    Demikianlah Bung Coen, dan faktanya juga UU No 24 ini bikinan DPR hasil pilihan rakyat juga.

    Bung Taher, kalau memang ini dianggap democrazy barangkali ini tidaklah totally democrazy.

    Bagaimanapun juga inilah mekanisme kenegaraan yang bisa dimanfaatkan oleh rakyat untuk menghadang UU yang melanggar konstitusi, itulah yang dilakukan aliansi gerak lawan dan berbagai elemen organisasi atau individu ketika mengajukan gugatan.

    Terbukti gerakan sosial atau gerakan rakyat selalu gagal menghadang UU yang ‘bermasalah’ (dan juga bertumbangan pula dalam perjalanannya menjadi caleg atau berparlemen). Tapi peluang tetap terbuka melalui mekanisme MK ini, walau mungkin kecil saja.

    Ini link posting yang juga saya kirim ke milis temu_eropa
    http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2009/07/menjaga-mk-dan-kpk-dari-ancaman.html

    Bang Andreas,

    MK hadir atas pertimbangan dan tanggapan atas perkembangan kehidupan bernegara. Beberapa diantaranya, Pertama impeachment Presiden Gusdur yang berlangsung secara politik, bukan atas dasar dan melalui prosedur hukum. Kedua, Pembubaran Partai atau Kelompok tertentu yang tidak disukai oleh pemerintah pada masa Orde Baru. Ketiga, UU yang tidak memihak kepada masyarakat dan bertentangan dengan konstitusi. Keempat, Eksekutif yang terlalu terlalu kuat sehingga memberi ruang kepada otoritarianisme. Untuk itu diperlukan check and balances.

    Oleh karena itu, sampai saat ini kewenangan MK ada 4 dan ditambah satu kewajiban; (a) Menguji undang-undang terhadap UUD 1945; (b) Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945; (c) Memutus pembubaran partai politik; dan (d) Memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum; dan (e) memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela, dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945.

    Banyak putusan MK yang kontroversial. Beberapa putusan dianggap berpihak kepada masyarakat seperti putusan yang membolehkan eks PKI untuk ikut berkompetisi dalam pemilu, Pembatalan UU Ketenagalistrikan, Warga bisa ikut memilih dengan KTP dan Paspor dll. Tapi ada putusan lainnya yang kontrovesial, misalkan tentang KKR, Pilkada Langsung, UU Sumberdaya Air, UU Penanaman Modal dll. Tapi tetap ada harapan yang baik dari institusi ini. Apalagi bila kita bandingkan dengan Pengadilan konvensional.

    Soal 9 orang membatalkan keputusan parlemen dalam satu sisi bisa dilihat sebagai penyangkalan terhadap kedaulatan rakyat. Tapi saya tidak sepenuhnya sependapat dengan itu. Pertama, pengalaman menunjukkan bahwa sejak MK berdiri sampai tanggal 13 juli 2009 sudah 47 UU atau bagian dari UU dibatalkan oleh MK. Tentu itu menunjukkan ada persoalan dengan parlemen kita dalam membuat Undang-undang. Kedua, saya sependapat dengan Jurgen Habermas yang menyatakan bahwa kedaulatan rakyat itu tidak membeku dalam tubuh parlemen. Karena itu, demokrasi akan lebih bermakna bila rakyat terlibat langsung dalam perumusan, pengambilan kebijakan dan pelaksanaanya. Partisipasi yang dalam bahasa Habermas, tindakan komunikatif, tidak pernah bisa benar-benar terwujud di parlemen kita. Uniknya, tindakan komunikatif yang dilakukan dalam bentuk perdebatan dan kritik-kritik rasional malah terjadi dipersidangan pengujian UU oleh MK. Pihak-pihak yang terlibat berargumen mendatangkan ahli dan membawa barang bukti di depan persidangan. Ketiga, kepercayaan yang terlalu tinggi kepada parleman bisa membuat terpersotot ke dalam model oligarki, negara yang dikelola oleh sekumpulan orang pencari rente. Banyak kasus korupsi yang dilakukan oleh anggota parlemen membenarkan itu. Keempat, MK bahkan melalui beberapa putusannya memberikan akselerasi bagi pengembangan demokrasi, misalkan calon independen dalam pilkada dan memperbolehkan KTP dan Paspor untuk menyontreng baru-baru ini. Barangkali ini sesuai dengan visi MK tentang Negara Hukum yang Demokratis.

    Ada beberapa kritik terhadap kewenangan MK ini. Prof Satjipto Rahardjo menghimbau agar hakim MK benar-benar hati-hati dan menggunakan nurani dalam memutuskan perkara, sebab putusan tersebut menyangkut banyak orang. Salah-salah kewenangan MK yang terlalu besar dan tidak terkontrol malah bisa menjadi “kediktatoran pengadilan”. Selain itu, Prof Satjipto Rahardjo mengembangkan wacana agar MK tidak saja didominasi oleh sarjana hukum sebab MK itu adalah milik bangsa Indoenesia dan tidak semua rakyat Indonesia adalah sarjana hukum. Menurut beliau, kedepan MK perlu juga diisi oleh orang dari luar orang hukum, misalkan sarjana ilmu politik, sarjana pendidikan, sarjana lingkungan dll. Saat ini MK memang terdiri dari 9 orang hakim yang masing-masing 3 orang wakil Pemerintah, DPR dan MA. Kompsisi ini sebenarnya untuk menciptakan check and balances antara 3 lembaga negara utama sesuai ajaran Montesquieu, eksekutif, legislatif dan yudikatif.

    Selain persoalan tersebut, persoalan lain sebagai mana saya catat dalam tulisan Konstitusi dalam Intaian Neoliberalisme adalah soal bagaimana hakim memilih cara-cara penafsiran untuk menjadi pembenar pengadopsian neoliberalisme di Indonesia. Putusan MK terkait konstitusionalitas penguasaan sumberdaya alam sangat terkesan akomodatif, pada satu sisi melegalisasi keinginan pemerintah dan parlemen yang neoliberal, tapi pada sisi lain mengoreksi beberapa kebijakan tersebut seperti dalam putusan pengujian UU Ketenagalistrikan, UU Sumbedaya Air dan UU Penanaman Modal.

    Constitutional Complaint

    Saat ini ada wacana yang dikembangkan agar MK mendapat kewenangan baru untuk menangani pengaduan atau keluhan konstitusional dari masyarakat. Kewenangan ini dikenal dengan constitutional complaint. Dalam mekanisme ini, individu atau masyarakat dapat mengajukan gugatan melalui MK terhadap peraturan, keputusan pemerintah atau keputusan pengadilan yang merugikan hak konstitusional warga. Bila mekanisme diterapkan dan ditafsir secara luas, maka mekanisme ini bisa menjadi arena baru perjuangan masyarakat yang selama ini masih menjadi korban pembangunan dan ekspansi modal. Misalkan para petani dan masyarakat adat dapat menggugat konstitusionalitas luas hutan negara yang diklaim sekitar 120 juta Ha oleh Dephut karena penetapan luas itu membuat hak-hak masyarakat adat yang sudah hidup lebih lama di kawasan hutan tersebut terabaikan, petani-petani tak bertanah yang menggarap lahan yang termasuk kawasan hutan yang dikriminalisasi.

    Demikian juga dapat dipakai untuk perjuang lingkungan bila upaya hukum dan upaya administrasi yang dilakukan tidak pernah berpihak kepada pelestarian lingkungan hidup. Kasus lumpur lapindo bisa menjadi salah satu objek constitutional complaint. Tapi mekanisme ini masih belum berlaku sampai adanya amandemen konstitusi atau perubahan UU MK.

    Saya percaya bahwa demokrasi itu bukan hanya soal substansial, tetapi juga formal. Oleh karena itu, hukum dan perangkat kelembagaan menjadi tidak kalah penting. Meskipun pandangan Marxian menyatakan bahwa hukum merupakan alat penindasan oleh kelas penguasa terhadap jelata, hukum tetap diperlukan. Hukum pun bisa menjadi alat untuk mengafirmasi dan membebaskan (Satjipto Rahardjo, Hukum Progresif, 2006). Hukum menjadi sarana untuk menghindari anarki, sebab hukum setidak-tidaknya bisa menjadi “sabuk pengaman” sosial. Tanpa hukum, democrazy benar-benar akan terjadi.

    Semoga tulisan ini menjadi pemancing untuk berdiskusi lebih lanjut

    Salam,

    Yance Arizona

  33. cocok nian tuh mandan, berjuang trus iko di pusat jangan lupo sering2 di promosi kt kinci situ yoh,,,, good luck

    Good Luck Jugo untuk Mandan disitu..
    Kanti idak juga selamnoyo di sini.. Kalau diberi umur panjang dan kesehatan, tentu akan balik jugo Kinci suatu saat..

    Salam,

  34. ass……….ndan.semangat terus..ingat cita-cita kito ndan..memperjuangkan tanah kinci..

    Deki,
    Iyo Mandan, suatu saat kalau diberi umur panjang tentu akan balik Kinci dan menetap lamo.. Tetap semangat Mandan situ.. Mandan situ punyo potensi besar untuk memajukan Kinci..

  35. Hiiiiiii Roy,…
    Ni Kak Rika Kerinci (inget nggak…..?)
    Jadi ikut senang atas kesuksesanya, Terus semangat to raih smua impian.
    Kakak minin kerjo di Poltekkes Depkes Jambi
    Good Luck Yahhhhh
    Bilo balik KhinChi ????????

    Kak Rika,
    Alhamdulillah kabar baik. Pasti ingat lah, maso bisa lupo..
    Insya Allah rayo ini balik Kinci. Kak Ika balik kinci dak?

    Salam,
    Roy

    1. Yolaaaah
      Sekarang kan udah jadi wong Jambi hehehe jadi kalo mau Pulkamnya lebih dekat n gampang nggak kayak waktu masih di Lombok dulu.
      Ampe ketemu di KhinChy

  36. Ass Www ” saudaraku Yance salam ta’zim salam kenal dari saya: Jon Heri mahasiswa HTN Pascasarjana UNSRI Palembang, saya doakan semoga Allah SWT mempermudah segalah urusan kamu dalam berkarya dan berkarir. amin. saya sangat setuju dan kagum dengan karya-karya saudara semoga Allah melimpahkan keberkahan pada intelektualmu untuk kemaslahatan ummat dan bangsa, dari hati yang tulus saya mohon bantuannya untuk mengirimkan file pdf tentang karya-karya saudara yang berkaitan dengan calon perseorangan, karena yang sekarang sedang menyelesaikan tesis saya yang berkaitan dengan calon perseorangan, atas bantuannya saya ucapkan terima kasih. sukses untuk anda semoga Allah SWT selalu merberkahimu. amin
    assalamu’alaikum Wr Wb

    Pak Jon Heri.
    Terimakasih atas do’a-do’a-nya.. Semoga Allah SWT mengabulkan. Demikian juga hendaknya untuk Pak Jon. Tulisan-tulisan saya bisa didownload di Halaman KAJIAN dalam blog ini. Silahkan download disana. Sekarang sudah Open Access. Semoga bisa membantu memudahkan Pak Jon menyelesaikan tesis-nya..

    Salam,
    Yance Arizona

  37. Terus BERJUANG Untuk Kerinci…

    Semangat terus bang…

    tunjukan Merah MU untuk Negeri MU..

    Rodef.
    Terimakasih atas support-nya. ^^
    Salam,
    Roy

  38. setelah lama browsing mencari bahan kuliah, akhirnya menemukan tema yang pas buat menambah referensi,, tak disangka blog ini diasuh seorang teman semasa kuliah, mank tampak semasa mencari ilmu di S1sdr seorang yang mempunyai pemikiran yang matang, menjadi presiden dan byk rakyat (mahsw n teman yang bersimpati) dgn cara berpikir dan orientasi anda masa itu,, smg makin maju !!! minta izin memasukkan karya yance di paper tugas kul eeng!,,

    Eng,
    Ah, Eng berlebihan bana memujinyo mah.. Hehehe..^^ Silahkan didownload Eng. Open Access kok !
    Sedang S2 kini yo Eng? Semoga lancar2 sajo sakolanyo Eng.

  39. salam kenal bung yance.
    nama saya Nobel Andries. saya kagum dengan anda bung, diusia semuda anda tapi sudah bisa menghasilkan karya-karya tulisan yang bagus.

    tetap menulis bung, insight anda sangat inspiratif.

    Bung Nobel Andries.
    Salam kenal juga.. Terimakasih atas motivasinya.
    Semoga kedepan bisa sama-sama lebih baik dan memberikan inspirasi..

    Salam,

    Yance Arizona

  40. salam kenal mas, saya bukan benci hukum di Indonesia, tetapi dalam ranah inovasi yang saya lakukan selama ini selalu hal baru yang belum pernah tersentuh hukum dan perundang – undangan.

    lihat saja tulisanku yang propokatif dan inovatif masa lalu yang selalu terkandung ajakan untuk mengadakan revolusi telekomunikasi yang justru ingin melindungi negara dengan institusinya.

    ketik suharsonosuharsono, maaf ada maksud tersembunyi didalamnya.

  41. korupsi ..bukan lah suatu kata-kata basi dalam hidup ini dan sudah dari leluhur kita ada , siapa yang tidak setuju dengan Kiat pemberantasan korusi semua setuju tapi jarang ada pejabat yang masuk bui…malahan enak-enakan duduk di kursi empuk, terkadang ukum kita hanyalah, terkesan gertak sambal, para penegak hukum lamban… berdalih banyak pekerjaan. entahkah itu disengaja atau itukah Pura-pura, masyarakat sudah jenuh, lebih parahnya dalam undang undang sekarang pelapor bisa jadi tersangka…demokrasi tidak sesuai realita…. kami masyarakat awam jenuh melihat smua ini, setahu kami dalam pergaulan kaula muda ,,,,,cinta yang buta Bukan hukum kita yang buta, pesan saya bagi para pejabat yang koruptur Wsapadalah…waspadalahh….. tuhan yang tahu apa yang kamu kerjakan dan apa yang tidak kamu kerjakan , azabnya kan lebih pedihhhhhhhh .weleh….weleh….weleh mendingan skarang kita ending , ….tarik coyy… yukkkkkkkkkk.Kapuyuak

  42. salam kenal uda,…
    kebetulan saya dari Padang, dan sekarang sedang menempuh studi S1 di FH UI. Akhirnya saya bisa juga menemukan blog ini. Sedari lama udah membaca tulisan2 uda di berbagai buku, salah satunya pada buku yang bertemakan pemikiran hukum progresif nya Prof Tjip.

    terus berkarya ya uda 🙂

  43. Kami beritahukan bahwa Dewan Kesenian Jambi (DK Jambi) akan menerbitkan Jurnal Seloko, yang dilaksanakan pada awal Januari 2012. Jural Budaya ini didedikasikan pada Kajian Kebudayaan dengan fokus kebudayaan di wilayah Provinsi Jambi, Indonesia. Tulisan terkait topik tersebut dipersilakan dikirimkan untuk dipublikasikan dalam jurnal ini. Tulisan tidak harus mencerminkan pandangan redaksi.
    Sehubungan dengan itu, kami mengundang Bapak/Ibu/Tuan/Puan/Saudara untuk mengirimkan karya ilmiah disertai biodata lengkap untuk diterbitkan dalam Jurnal tersebut. Adapun ketentuan penulisan di Jurnal Sekolo dapat dibaca facebook jurnal seloko (jurnalseloko@yahoo.com). Pengriman karya tersebut selambat-lambatnya kami terima pada pertengahan Desember 2011. Kirimka karya anda ke email redaksi kami : jurnalseloko@yahoo.com.
    Demikian surat pemberitahuan ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasama serta partisipasi Bapak/Ibu/Tuan/Puan/Saudara, kami ucapkan terima kasih.

    1. Keren! Bagaimana ya saya bisa memperoleh Jurnal Seloko yg telah terbit? Saya sekarang sedang mengumpulkan literatur mengenai Jambi, khususnya mengenai Kerinci untuk persiapan mengadakan riset di Kerinci tahun depan.

      Salam,
      Yance Arizona

  44. Assalamualaikum bg yance …
    Lama tdk mndengar kabar nya, ternyata sdh makin hebat yaaaaaa…
    Berawal dr kuliah umum bersama Prof Jimly Asshidiqie, trus buka link jimlyschool.com, eeeeh baca 1 nama yg tidak asing , Yance Arizona…
    Bangga sekali krn prnah merasakan bekerjasama dlm 1 kelembagaan mahasiswa Di kampus merah FHUA. Sukses terus ya bg ……

  45. salam kenal bang yance, saye mahasiswa hukum tata negara universitas riau, asal kepulauan riau,
    merinding ketike saye bace isi komen kawan-kawan dan abang, sungguh dekat rase kekerabatan dan kekeluargaan smue, saye merase bahwa saye tak ade bergune menjadi mahasiswa selame ini, hanye kuliah, lepas tu balek,
    salam kenal bang sebelumnye

  46. Salam kenal, dulu waktu sy riset ke padang ketemu dengan beberapa alumni LAM PK Unand; ada bang Roni (lbh padang) & Prawira agusta.

    Senang bisa ketemu
    Salam & jabat erat;
    Mul – pusham uii

  47. Salam kenal (walaupun sdh sangat terlambat) Bung Yance. Sesama “produk” “kampus merah” (pada saat anda lahir, sy sdh Tingkat IV), sy bangga sekaligus “iri” dg anda yg sangat produktif menulis. Konsentrasi kajian anda (pengelolaan sumberdaya alam) menjadi teramat penting di tengah arus globalisasi. Sy harus banyak belajar dari anda. Sy sangat berterima kasih kpd anda, sekiranya publikasi anda dapat sy manfaatkan. Terima kasih Bung Yance !!!!

  48. Hallo admin,
    saya perwakilan Digital Agency.Saya merasa tertarik dengan postingan anda. Jadi, saya tertarik untuk memasang sponsored post di blog anda (yancearizona.net) Jika anda tertarik maka mohon hubungi saya rainnisa1993@gmail.com , atau boleh saya tau alamat email mas/ mba ?

    much thanks 🙂
    Rain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s