Catatan Perjalanan, Cuap-cuap

Di Negeri Sakura (3)

Part 3 Iriai Right

Konferensi yang saya ikuti sempat dihadiri oleh Pangeran Jepang. Saya lupa siapa persisnya nama pangeran ini. Setelah ditelusuri ternyata Kaisar Jepang saat ini, Kaisar Akihito punya dua orang putra, yaitu pangeran Naruhito dan Pangeran Akishino. Salah satu dari mereka datang dalam salah satu sesi dalam konferensi yang membahas tenang apa yang dilakukan oleh pemerintah dan rakyat Jepang paska tsunami yang terjadi pada tahun 2011. Pangeran datang mendengarkan pemaparan dari nelayan, akademisi, LSM dan gubernur dari salah satu perfektur. Selama pangeran berada di dalam ruangan, dilarang mengambil foto. Pangeran meninggalkan ruangan setelah semua pemaparan dari para narasumber. Dia tidak tinggal sampai sesi selesai.

Hal lain yang penting dari Jepang adalah praktik pengelolaan sumber daya secara bersama yang mereka sebut dengan Iriai Rights. Konsep Iriai Rights itu mirip dengan hak ulayat di Indonesia, yaitu wilayah kehidupan suatu komunitas masyarakat yang mengelola tanah dan sumber dayanya secara berdasarkan aturan-aturan yang hidup di dalam masyarakat. Meskipun bersandar pada hukum yang hidup di dalam masyarakat, tidak berarti mereka menolak teknologi dan upaya mekanisasi dalam pengelolaan sumber daya. Salah satu Iriai Rights yang terkenal dan dekat dengan lokasi konferensi adalah Iriai Rights di Kita Fuji yang membentang dari kaki sampai ke puncak gunung fuji pada bagian utara.  Orang jepang punya persaudaraan yang kuat, terutama bagi mereka yang tinggal di kampung-kampung. Seperti ciri masyarakat rural pada umumnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s