Journey

Bulan di Bromo

Purnama membentuk lengkung sesosok wajah

Cahayanya menembus lembah kasih berkabut

Di sana terdengar pasir berbisik menghasut-hasut

Dua, tiga bukit sudah terlewati

Aku pergi lebih tinggi dari awan

Berdiri tepat di bawah purnama

Dengan embun yang masih di dedaunan

Di samping Kaldera Bromo yang menghibur hati

Aku sudah tinggi dari awan

Embun pagi sudah menjadi telaga

Halimun telah menjadi selimut

Perjalanan tinggal satu langkah tersisa

Aku berdiri pada satu gundukan tanya

Menghamba pada satu jawab

Kepada kaldera dan indahnya kata-kata mu

Dari Kampung Tengger, 1 Januari 2010

1 thought on “Bulan di Bromo”

Leave a Reply to agusniwan etra Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s