Masterpiece

Anak

( Kahlil Gibran )

Anakmu bukan milikmuanak

Mereka adalah putra-putri sang hidup,

yang rindu akan dirinya sendiri

Mereka lahir lewat engkau tetapi bukan dari engkau

Mereka ada padamu, tetapi bukan milikmu

Berilah mereka kasih sayang,

namun jangan berikan pemikiranmu

Karena pada mereka ada alam pikiran sendiri

Patut kau berikan rumah bagi raganya,

namun tidak bagi jiwanya

Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan

yang tiada dapat kau kunjungi,

sekalipun dalam mimpimu

Engkau boleh berusaha menyerupai mereka,

namun tidak boleh membuat mereka menyerupai engkau

Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur

ataupun tenggelam ke masa lampau

Engkaulah busur tempat anakmu,

anak panah hidup, melesat pergi

 Kahlil Gibran dalam bukunya “The Prophet”

Advertisements

6 thoughts on “Anak”

  1. Assalamu’alaikum ww

    Salam perjuangan bung Yance..!

    Semoga masih ingat dengan saya… Kita pernah sama-sama berjuang di UKM PHP Unand.. Ya, walaupun perjuangan saya tidak sebesar Bung Yance,,, 🙂

    Bung, saya invite bung Yance via YM, mohon di add ya.. Saya baru kembali dari kalimantan, jadi ada yang mau saya tanyakan terkait dengan konflik tanah masyarakat dayak…

    Makasih sebelumnya,

    Cheers,
    salma

    Salam Perjuangan Kak Salma…!

    Tentu masih ingat. Kadang pikiran saling tegang, tapi senyuman dan sapaan ramah tetap tak hilang. Senang bila masih bisa berdiskusi dengan kakak. Dimana kegiatan sekarang, kak? Menjelang agenda besar tahun 2009 tentunya? Hehehe …

    Salam,

    Yance Arizona

  2. Kalo kegiatan terkait 2009 masih tetap terus dilakoni…. Itu bagian dari komitmen pergerakan yang kakak pilih kan ? hehehe….
    Nah kalo untuk profesi, sekarang jadi peneliti di salah satu perusahaan riset nasional, fokus pada masalah sosial, politik dan marketing research… Hmm, sekarang lagi pegang studi ‘survey persepsi skateholder’ salah satu perusahaan tambang aussie yang di kalimantan… Ternyata kakak menemukan banyak hal tentang konflik tanah di kalimantan… Sebenarnya objective study kita gak fokus pada tanah, tapi secara pribadi kakak tertarik mau mengetahui dengan lebih detail… Kayaknya lebih seru kalo diskusi via YM biar lebih interaktif bung… Online kan YM nya ya….
    Btw, blognya menarik dan men’jernih’kan…. It’s really you, bro’! 🙂

    Salam hangat,
    Salma

  3. camekum bang aehh..
    f sepakat lo bang ama khalil gibran,,,
    kirimin ortu aja puisinya..gimana bos.

    Walaikum salam.
    Iya, kita kirim lewat Tiki aja ya?

  4. sok tiki lo gai…
    mentang-mentang mau pulkam,,
    sekalian jdiin olehnya oleh-0lehnya aja..
    sebagai pedoman ortu,,iya toh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s