Kajian Hukum

Dibalik Konstitusionalitas Bersyarat Putusan Mahkamah Konstitusi

ABSTRAK

Tulisan ini menganalisa Konstitusionalitas Bersyarat (conditionally constitutional) dalam putusan Mahkamah Konstitusi. Menelusuri syarat konstitusionalitas apa saja yang muncul dalam beberapa putusan Mahkamah Konstitusi kemudian menganalisa hal yang tersembunyi dibalik syarat konstitusionalitas itu. Keberadaan klausula Konstitusionalitas Bersyarat (conditionally constitutional) dapat dijadikan sebagai tema diskursus tentang konstitusionalitas norma yang tidak saja diukur dari norma itu sendiri (validity) dengan bersandar pada teks konstitusi, tetapi juga dengan keberlakuan penerapan norma (efficacy) oleh lembaga negara terkait. Diskursus Konstitusionalitas Bersyarat (conditionally constitutional) diharapkan bisa berkembang menjadi salah satu argumentasi mendorong agar Mahkamah Konstitusi dilekatkan kewenangan constitusional complaint dan constitutional question.

Keyword: Konstitusionalitas Bersyarat (conditionally constitutional), non bis in idem, constitusional complaint dan constitutional question.

Hukum itu mengandung harapan-harapan, tetapi tidak mampu mewujudkannya sendiri.

Hanya melalui mobilisasi hukum apa yang semula berupa harapan bisa diwujudkan.[1]

Satjipto Rahardjo

Hukum dalam Jagat Ketertiban

Download Selengkapnya: Dibalik Konstitusionalitas Bersyarat Putusan Mahkamah Konstitusi


[1] Satjipto Rahardjo, Hukum dalam Jagat Ketertiban, UKI Press, Jakarta, 2006. h. 155

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s